Batang - Kerugian materiel akibat banjir di Kabupaten Batang, Jawa Tengah (Jateng), ditaksir mencapai Rp1 miliar lebih. Sebanyak merusak sejumlah properti pribadi dan daerah.
Kalau dihitung kerugian pastinya atau resminya, belum kita hitung, ujar Bupati Batang, Wihaji, Senin (28/1). Kerugian pun timbul akibat lumpuhnya aktivitas.
Baca: Pemkab Batang Belum Tetap Status Darurat Banjir
Langkah prioritas, kata dia, menangani korban. Kedua, melansir laman batangkab.go.id, menindaklanjuti pelayanan publik, seperti fasilitas pendidikan yang terdampak.
Kita sudah cek langsung ke sekolah-sekolah yang ruang kelasnya penuh dengan lumpur; perpustakaannya bukunya hancur, padahal baru beli; serta dokumen dan soal-soal rusak, urainya.