Banjir di Kalurahan Kaligawe, Kota Semarang, Jateng. (Foto: Instagram/@bpbdkotasemarang)

Lurah Kaligawe Semarang: 2.700 Rumah Terdampak Banjir

Lurah Kaligawe Semarang: 2.700 Rumah Terdampak Banjir

Bencana tersebut dianggap terparah dalam 10 tahun terakhir

Semarang - Tercatat 2.700 rumah di Kelurahan Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), terdampak banjir bandang luapan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), Sabtu (8/12).

Dari seluruhnya, sebanyak 600 rumah terendam banjir dan lumpur lebih dari satu meter. "Kita masih terus mendata rumah warga yang rusak untuk selanjutnya kami koordinasikan dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang," ujar Lurah Kaligawe, Usman Budi Raharjo, Minggu (9/12).

"Untuk saat ini, masih tercatat satu RW (rukun warga) saja ada sekitar 590 rumah yang masih terendam banjir lumpur," imbuh dia. 

Menurutnya, banjir bandang yang turut menerjang Kelurahan Sawah Besar tersebut, merupakan bencana terparah dalam kurun 10 tahun terakhir.

Ada beberapa faktor yang dianggap menjadi penyebab banjir bandang itu. Misalnya, lambannya proyek normalisasi Sungai BKT, sampah kali tak dikeruk, dan kurang perhitungannya dalam pembangunan.

<blockquote class="twitter-tweet" data-lang="en"><p lang="in" dir="ltr">Di Semarang banjir seperti ini saja Gubernur, aparat, warga, &amp; netizennya adem. Masih bisa tertawa dan hidup harmoni dengan banjir. Suasana tetap akrab, rukun dan informasinya saling melengkapi.<br><br>Coba kalau hal ini juga bisa berlaku di banjir Jakarta, alangkah ademnya hidup ini. <a href="https://t.co/7qhlWy5X5S">pic.twitter.com/7qhlWy5X5S</a></p>&mdash; Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) <a href="https://twitter.com/Sutopo_PN/status/1069599207902732288?ref_src=twsrc%5Etfw">December 3, 2018</a></blockquote>
<script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

Komentar